Langsung ke konten utama

Sekilas Kisah Leonardo Del Vecchio

Inspirasi
oleh Anne Heryane

Mari memetik inspirasi dari kisah Leonardo del Vecchio. Leonardo dikenal sebagai seorang pengusaha sukses dari Italia. Ia dinobatkan sebagai orang terkaya kedua di Italia dan ke-37 di dunia oleh Forbes (2016). Ia lahir 22 Mei 1935 di Milan, Italia. Di Usianya kini (84 tahun) ia memiliki total kekayaan sekitar 21,9  miliar.

Tahukah nama Luxottica? Itulah nama brand kacamata terkenal di dunia yang dimiliki perusahaan Leonardo. Perusahaan kaca matanya memiliki 77.734 karyawan dan lebih dari 7000 toko. Dalam mengembangkan usahanya ini, Leonardo menjalin kemitraan dengan merek Fashion terkenal seperti Armani dan Vogue. Luxottica pun semakin populer  seiring dengan semakin banyaknya kerjasama yang terjalin dengan kesepakatan bernilai miliaran. 

Bagi Leonardo maupun orang lain kisahnya bak dongeng atau mimpi di siang bolong. Betapa tidak, melihat latar belakangnya yang hanya lulusan SMA dan terlahir dari keluarga miskin rasanya kenyataan yang dialaminya sekarang seakan hal yang mustahil. 

Ya, dapat dikatakan masa lalu Leonardo memang suram. Lima bulan sebelum Sang ibu melahirkannya, sang ayah meninggal dunia. Karena kemiskinan, ibunya tak mampu merawatnya. Sehingga, Leonardo dititipkan ke sebuah panti asuhan. Dia tumbuh tanpa kasih sayang ayah dan ibu. Namun, itu tak membuatnya patah semangat menjalani kehidupan dengan segala onak dan duri. Ia tetap bermimpi dan bertekad meraih mimpinya. Menurutmu, apa yang diimpikan seorang anak miskin dan telantar? Pastinya ia bermimpi untuk menjadi orang sukses di kemudian hari. 

Masa remaja Leonardo tak sama dengan kebanyakan remaja lainnya yang mendapatkan fasilitas serba mudah dari orang tuanya. Berbekal mimpi dan tekad kuat, Leonardo remaja menempa dirinya dengan bekerja sebagai dye dan tool maker di sebuah perusahaan kaca mata. Beberapa lama kemudian ia memutuskan untuk membuat sendiri bagian-bagian kacamata berdasarkan ilmu dan keterampilannya. Dengan semangat dan ketekunan ia pun menciptakan brand sendiri dan mulai mendirikan perusahaannya. Yang seperti yang kita ketahui, perusahaannya berkembang dengan sangat pesat. 

Luar biasa sekali bukan kisahnya? Bukan hal yang mustahil barangkali kesukesan seperti itu akan kau alami dalam hidupmu.  Siapa yang tahu?  Bukankah kau telah belajar dari kisahnya bahwa mimpi hanya akan terwujud ketika kau memutuskan untuk menggapainya dan bekerja keras mengoptimalkan segala yang kau miliki untuk meraihnya. Maka dari itu bermimpilah dan raihlah impianmu! 

#kisahinspirastif

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masih Adakah Cinta? (Bagian 2)

Romance Fiction Usai berbelanja bahan-bahan yang dibutuhkan untuk memasak, Merry pun kembali berjalan menuju rumahnya. Ia melewati Boulevard Street. Nama jalan di depan rumahnya, sebuah jalan khusus di kompleks elit yang pemiliknya rata-rata keturunan bangsawan Inggris.  Setelah sampai di rumah dua lantai dengan gaya arsitektur Eropa lama, Merry disambut oleh dua pelayannya berseragam hitam putih. Mereka sedikit membungkukkan badan melihat kedatangannya. Merry membalasnya dengan anggukan dan senyuman.  "July tolong bawa bahan-bahan masakan ini ke dapur. Kamu temani saya nanti masak ya!" serunya kepada seorang pelayan wanita yang berusia setengah baya.  "Baik, Nyonya!" sahut pelayan bertubuh gempal itu.  Merry selalu ingin menghidangkan makanan spesial untuk Andi dengan tangannya sendiri.  "Jessi, tolong kau rapikan meja makan ya.   Jangan lupa beri hiasan bunga mawar di tengahnya. Tambahkan pula dua buah lilin aromatik! " ...

Segenggam Rasa

( Puisi untuk Sang Bapak Teknologi) Oleh Anne Heryane Sungguh ada kehilangan y ang teramat sangat s aat kutahu kau pergi m enghadap Ilahi Rabbi Tahukah?  Telah lama aku menggenggam rasa se menjak pertama kumendengar ha rumnya namamu,  Bapak Prof B.J. Habibie Dari guru-guru tersayang y ang begitu berapi-api m engembuskan inspirasi b erharap anak-anak didiknya y ang masih berseragam merah putih c erdas sepertimu kelak Dari jendela ilmu yang se cara gamblang menggambarkan s osok hebatmu y ang mengundang d ecak kagum Hati dan jiwa kami a kan selalu mencatat tenta ng kehadiranmu ya ng menginspirasi a nak-anak bangsa Hati dan jiwa kami a kan menuliskan s emangat dan kegigihanmu tu k mencetak sukses Bahwa telah ada putra bangsa  memiliki kompetensi luar biasa da lam hal teknologi Kepandaian yang mencuri perhatian r ibuan mata di dunia Kepandaian yang mengangkat h arkat dan martabat bangsa Indonesia Ada kebanggaan ya ng teramat sangat s aat kutahu te lah lahir k...

Pertemuanku dengan Teman Lama

Catatan Harian Ahad,  29 September 2019, Pagi ini seorang teman semasa SMA menghubungiku. Ia berkata melalui telepon bahwa ia ingin berkunjung ke rumahku. Aku menyambutnya dengan riang karena kami memang telah lama tak bersua.  Dulu aku berniat datang ke rumahnya untuk bersilaturrahim. Namun, karena anak bungsuku kurang sehat,  jadinya niat itu terus tertunda. Alhamdulillah , hari ini Allah kembali mempertemukan kami. Aku yakin di balik ini semua ada hikmah yang bisa diambil.  Temanku bernama Teti. Dia tinggal di Caringin Bandung bersama suami dan kedua anak laki-lakinya, Falah yang berusia 10 tahun dan Wafi yang berusia 3 tahun. Sedangkan aku, tinggal di Rancamanyar Bandung. Aku telah dianugerahi tiga orang anak, yakni M. Ghazy (11 tahun), Alya (6 tahun), dan M. Azzam (2 tahun). Saat bertemu di rumahku, aku dan Teti saling menanyakan kabar. Kami bertukar cerita tentang kegiatan kami sehari-hari, tentang keinginan atau harapan, dan tentang ke...