Langsung ke konten utama

Hati-hati Jebakan Media Sosial



Siapa sih yang tak punya akun media sosial hari begini? Anak kecil saja punya. Namanya manusia yang tentunya merupakan makhluk sosial. Beraktivitas sosial menjadi sesuatu hal yang tak bisa dihindari baik dalam kehidupan real ataupun maya. Namun, dewasa ini bersosialiasasi di dunia maya menjadi suatu pilihan yang digrandungi semua orang dari berbagai kalangan usia. 

Bagaimana tidak, setiap orang bisa dengan mudah bersosialisasi dengan banyak orang tanpa harus bertandang ke rumahnya. Dengan duduk manis di rumah sambil memegang telepon seluler seseorang bisa menyapa teman atau kerabatnya yang berada jauh darinya. Jangankan beda kota beda negara saja bisa dengan sekali tombol langsung terhubung. 

Ya inilah salah satu kelebihan teknologi masa kini. Ada sisi positifnya ada pula sisi negatifnya. Nah ini yang menjadi tantangan. Bagaimana caranya agar kita tetap bisa mengambil manfaat dari penggunaan media sosial tanpa terjebak ke dalam aktivitas yang merugikan.


Hal positif bermedia sosial di antaranya, menyambung silaturahmi, berjualan, memperluas wawasan, berbagi ilmu pengetahuan, mencurahkan perasaan, berbagi kesedihan dan kebahagiaan, dan lain-lain.

Hal negatifnya mungkin kita jadi agak malas untuk berkunjung langsung ke rumah teman atau saudara. Berkenalan dengan banyak orang di dunia memungkinkan kita mengenal beragam karakter manusia dari yang baik, sopan hingga jahat dan berlaku tidak senonoh. Terutama dari perkenalan antar lawan jenis. 

Ada baiknya seorang wanita tidak mudah berkenalan dengan lelaki di media sosial. Karena hal itu sangat membuka peluang terjadinya fitnah. Bisa dibilang di antara 100 lelaki hampir 90 persennya dia akan menggoda perempuan yang baru dikenalnya entah sudah terikat pernikahan ataupun belum.


Berhati-hatilah bagi Anda kaum wanita dalam menggunakan media sosial. Sekali waktu bisa jadi Anda terjebak pada suatu hubungan terlarang jika Anda tidak benar-benar menjaga jarak dengan laki-laki di dunia maya. Anda bisa tanpa sadar terjerumus pada hubungan cinta palsu yang berlandaskan syahwat. 

Nauzubillahimindzalik. Atau mungkin terjadi hal yang tidak diinginkan lainnya seperti pelecehan seksual yang sangat rentan terjadi. Misalnya, tiba-tiba ada seseorang mengirim gambar tidak senonoh ke messanger. Hal itu benar-benar sering terjadi. Oleh karena itu jagalah diri Anda dari perilaku buruk para lelaki nakal

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masih Adakah Cinta? (Bagian 2)

Romance Fiction Usai berbelanja bahan-bahan yang dibutuhkan untuk memasak, Merry pun kembali berjalan menuju rumahnya. Ia melewati Boulevard Street. Nama jalan di depan rumahnya, sebuah jalan khusus di kompleks elit yang pemiliknya rata-rata keturunan bangsawan Inggris.  Setelah sampai di rumah dua lantai dengan gaya arsitektur Eropa lama, Merry disambut oleh dua pelayannya berseragam hitam putih. Mereka sedikit membungkukkan badan melihat kedatangannya. Merry membalasnya dengan anggukan dan senyuman.  "July tolong bawa bahan-bahan masakan ini ke dapur. Kamu temani saya nanti masak ya!" serunya kepada seorang pelayan wanita yang berusia setengah baya.  "Baik, Nyonya!" sahut pelayan bertubuh gempal itu.  Merry selalu ingin menghidangkan makanan spesial untuk Andi dengan tangannya sendiri.  "Jessi, tolong kau rapikan meja makan ya.   Jangan lupa beri hiasan bunga mawar di tengahnya. Tambahkan pula dua buah lilin aromatik! " ...

Segenggam Rasa

( Puisi untuk Sang Bapak Teknologi) Oleh Anne Heryane Sungguh ada kehilangan y ang teramat sangat s aat kutahu kau pergi m enghadap Ilahi Rabbi Tahukah?  Telah lama aku menggenggam rasa se menjak pertama kumendengar ha rumnya namamu,  Bapak Prof B.J. Habibie Dari guru-guru tersayang y ang begitu berapi-api m engembuskan inspirasi b erharap anak-anak didiknya y ang masih berseragam merah putih c erdas sepertimu kelak Dari jendela ilmu yang se cara gamblang menggambarkan s osok hebatmu y ang mengundang d ecak kagum Hati dan jiwa kami a kan selalu mencatat tenta ng kehadiranmu ya ng menginspirasi a nak-anak bangsa Hati dan jiwa kami a kan menuliskan s emangat dan kegigihanmu tu k mencetak sukses Bahwa telah ada putra bangsa  memiliki kompetensi luar biasa da lam hal teknologi Kepandaian yang mencuri perhatian r ibuan mata di dunia Kepandaian yang mengangkat h arkat dan martabat bangsa Indonesia Ada kebanggaan ya ng teramat sangat s aat kutahu te lah lahir k...

Pertemuanku dengan Teman Lama

Catatan Harian Ahad,  29 September 2019, Pagi ini seorang teman semasa SMA menghubungiku. Ia berkata melalui telepon bahwa ia ingin berkunjung ke rumahku. Aku menyambutnya dengan riang karena kami memang telah lama tak bersua.  Dulu aku berniat datang ke rumahnya untuk bersilaturrahim. Namun, karena anak bungsuku kurang sehat,  jadinya niat itu terus tertunda. Alhamdulillah , hari ini Allah kembali mempertemukan kami. Aku yakin di balik ini semua ada hikmah yang bisa diambil.  Temanku bernama Teti. Dia tinggal di Caringin Bandung bersama suami dan kedua anak laki-lakinya, Falah yang berusia 10 tahun dan Wafi yang berusia 3 tahun. Sedangkan aku, tinggal di Rancamanyar Bandung. Aku telah dianugerahi tiga orang anak, yakni M. Ghazy (11 tahun), Alya (6 tahun), dan M. Azzam (2 tahun). Saat bertemu di rumahku, aku dan Teti saling menanyakan kabar. Kami bertukar cerita tentang kegiatan kami sehari-hari, tentang keinginan atau harapan, dan tentang ke...